Perda No.5 Tahun 2015 Tentang Penanggulangan Kemiskinan Disosialisasi Dodi Robert Simangungsong SH

Foto : Anggota DPRD Medan, Dodi Robert Simangungsong SH, foto bersama usai memberikan cendera mata kepada tiga warganya yang bertanya, saat Sosper No.5 tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan digelar di Jalan Menteng II Gg. Pembangunan, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai. 


Medan  ||  Kemiskinan merupakan hal yang perlu di angkat dan disosialisasikan ke Masyarakat Kota Medan dan untuk mengurangi angka kemiskinan tersebut, maka Dodi Robert Simangungsong SH selaku anggota dewan DPRD Kota Medan menggelar acara Sosialisasi Peraturan Daerah Kota Medan No.5 tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan, di Jalan Menteng II Gang. Pembangunan, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sabtu (22/7/23). 

Hadir di Sosper Dodi Robert Simangungsong diantaranya, Camat Medan Denai, yang diwakili oleh Fairuddin Madjrul SH (selaku Kasi Pembangunan dan Pemberdayaan Medan Denai), Lurah Binjai, yang diwakili oleh Suyanto SE (selaku Kasi Trantib Kelurahan Medan Denai), Kepala Dinas Sosial Kota Medan, yang diwakili oleh Hesti Sihombing (selaku Pendamping PKH Khusus), Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan, yang diwakili oleh Borohim Sitompul dan Tokoh Masyarakat, Pdt Rosmauli Boru Hutabarat Sth serta para Kepling-kepling Kecamatan Medan Denai. 

Dalam gelaran Sosper No.5 tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan, Dodi Robert mengemukakan bahwa permasalahan kemiskinan ini adalah PR semua pihak, baik Pemerintah, DPR maupun Masyarakat. Jadi untuk penanggulangan kemiskinan ini, tugas kita bersama-sama. 


"Untuk itu, bantu saya dengan memberikan pertanyaan tentang permasalahan yang bapak-bapak dan ibu-ibu hadapi saat ini, baik apa saja, baik bidang pendidikan, kesehatan, sosial, koperasi, infrastruktur maupun bidang lainnya, agar permasalahan kita bersama ini dapat kita tanggulangi bersama-sama," ungkap Wakil Bendahara Partai Demokrat DPW Sumut ini. 

Kemudian setelah diberi ruang dan waktu, Warga Dapil IV, Konstituen Dodi Robert Simangungsong, yang meliputi, Medan Kota, Medan Amplas, Medan Denai dan Medan Area, mengajukan beberapa permasalahan terkait ekonomi masyarakat, BPJS Kesehatan, PKH, Banjir dan Gangguan Kamtibmas mengenai geng motor dan begal, yang sangat meresahkan masyarakat Kota Medan. 

"Mohon untuk bapak Dodi Robert Simangungsong, bantulah perekonomian masyarakat Medan Denai ini, mengenai BPJS Kesehatan, PKH, Banjir dan geng motor serta begal yang sudah meresahkan masyarakat Medan Denai ini," ujar Andra David Hasiolan Nainggolan yang merupakan Ketua Ranting Partai Demokrat Medan Denai tersebut. 

Begitu juga dengan warga bernama Riama Boru Samosir yang tinggal di Gang Delima, dimana keluhannya kepada anggota dewan DPRD Medan, Dodi Robert Simangungsong meminta agar dua tiang listrik di wilayahnya dipasang untuk penerangan jalan agar masyarakat Gang Aman yang keluar masuk tidak terganggu karena gelap. 

"Kita mohon kepada bapak Dodi Robert Simangungsong agar dipasang dua tiang listrik di Gang Aman ini untuk penerangan jalan agar akses keluar masuknya warga Gang Aman, tidak terganggu karena tidak adanya penerangan lampu jalan," keluhnya. 

Selanjutnya, pertanyaan demi pertanyaan tersebut dijawab oleh Kepala Dinas Sosial Kota Medan yang diwakili oleh Hesti Sihombing. Hesti dalam kesempatan tersebut tidak lupa mengingatkan warga yang hadir untuk mengaktifkan atau memutahirkan datanya, agar nanti ketika pendataan dalam memberikan bantuan pemerintah data-datanya sudah valid. 

"Aktifkan dan mutakhirkan Data, serta daftarkan data-data bapak-bapak dan ibu-ibu ke DTKS, dengan mendaftarkan data ke DTKS, maka peluang untuk mendapatkan berbagai bantuan dari pemerintah sangat besar, seperti, BPJS Kesehatan, PKH, Beras, Pendidikan dan lain sebagainya. Dan data yang terdata di DTKS jika layak maka akan segera mendapatkan berbagai bantuan dari Pemerintah," urai Hesti Sihombing. 

Kemudian terkait masalah Kamtibmas, geng motor maupun begal yang meresahkan warga Kota Medan akhir-akhir ini, juga diawal sudah diberitahukan oleh Camat Medan Denai, yang diwakilkan oleh Fairuddin Madzrul, dimana Fairuddin mengemukakan bahwa ada 7 titik posko tempat penjagaan yang dekat dengan rawan pembegalan. 

"Kita membuka Posko di 7 titik setiap hari, namun setiap malam sabtu dan malam minggu, kita show a pos guna penjagaan dalam mengantisipasi para geng motor dan begal, juga disamping itu, kita mendata anak anak muda di wilayah Medan Denai ini, apakah ada keterkaitannya, jika indikasi ke arah itu ada, cukup kita pantau saja dulu," tukas Fairuddin Madzrul. 

Dan kemudian dipertegas oleh yang mewakili Lurah Binjai, Suyanto, selaku Kasi Trantib Kelurahan Binjai. Disini Suyanto dalam menanggapi permasalahan Kamtibmas mengatakan bahwa penanggulangan begal ini sudah menjadi program khusus Camat Medan Denai. 

"Pak Camat yang baru sudah memprioritaskan penanganan begal ini menjadi program khusus dan kami pun sudah bekerja ekstra untuk itu. Terkait permohonan dua tiang listrik, sudah diajukan, bersabarlah untuk menunggu, begitu juga dengan drainase, kita sudah mengajukannya," tandasnya. 


[tsn bram]


Share on Google Plus

About GROUP MEDIA KOMPAS7

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar